logo
Selamat Datang di E-Catalog Sumba Heritage. Platfrom Informasi Budaya dan Kesenian Sumba.
Artikel Terbaru
+387648592568
info@GOtravel.com
FOLLOW US:
1-677-124-44227
Top
 

Daun Ubi Tumbuk

11 Jan

Daun Ubi Tumbuk

Daun Ubi Tumbuk  (Ru Lu Ai Pa Bai)

Oleh. Grace Ndapamuri

Daun ubi tumbuk adalah salah satu makanan tradisional Sumba. Makanan ini diproses secara manual menggunakan lesung. Bahan-bahannya sederhana dan mudah ditemukan karena tanaman singkong yang daunnya menjadi bahan utama pada masakan ini biasa ditanam di kebun-kebun masyarakat Sumba.

Bahan-bahan yang digunakan adalah daun ubi secukupnya dan beras segenggam. Sedangkan untuk bumbu yang diperlu dipersiapkan adalah 1 buah kelapa yang diparut, 2 siung bawang merah, 2 siung bawang putih dan garam. Banyaknya bawang tergantung dari selera. Jika ingin masakannya lebih wangi bisa ditambah banyak bawang dan bisa juga ditambah daun kemangi, jahe ataupun cabai. Lalu alat yang digunakan adalah lesung dan alu.

Daun ubi dan beras ditumbuk di dalam lesung menggunakan alu hingga hancur. Bawang merah dan bawang putih dapat langsung ditumbuk bersamaan dengan daun ubi tersebut atau bisa juga diiris lalu dimasukkan pada saat santan mendidih. Sebelum memasak terlebih dahulu harus dipastikan untuk menyaring santan dari kelapa yang telah diparut. Santan yang lebih encer akan direbus bersama daun ubi setelah ia ditumbuk, sedangkan santan yang lebih kental dimasukkan menjelang daun ubi matang.

Rincian cara memasaknya adalah sebagai berikut. Didihkan santan encer di dalam kuali atau wajan. Masukkan daun ubi tumbuk. Setelah setengah matang atau warnanya sudah berubah dari hijau pekat menjadi hijau lumut, masukkan santan yang lebih kental. Tunggu 7 sampai 10 menit, lalu beri garam sebagai penyedap rasa.

Yang khas dari makanan ini adalah gurih dan harumnya santan kelapa serta rasa asin, segar dan sepat yang samar dari daun ubi tersebut. Makanan ini lezat disantap selagi panas dan bisa didampingi dengan ikan kering, ikan goreng, daging ayam, atau sambal jika ingin rasanya lebih kuat.

Menurut narasumber, yang bertugas untuk memasak pada jaman dahulu adalah kaum perempuan karena ada tradisi bahwa kaum laki-laki hanya bertugas di kebun dan ladang sedangkan yang mengurusi dapur adalah wanita. Jika ada laki-laki yang melakukan tugas perempuan maka laki-laki tersebut akan menjadi buah bibir masyarakat yang berpendapat bahwa laki-laki tersebut tidak berkompeten.

Makanan ini biasa disajikan untuk dimakan bersama keluarga saja. Makanan yang berbahan sayur biasanya disajikan untuk dimakan bersama keluarga, sedangkan makanan yang dianggap pantas disajikan untuk tamu biasanya berbahan dasar daging sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu tersebut.

Jika pada masa lalu orang-orang menggunakan garam dan bumbu sebagai penyedap rasa untuk sayur daun ubi tumbuk, maka pada masa kini orang mulai menambahkan vetsin sebagai penyedap. Namun, proses dan cara memasaknya tidak ada yang berubah.

 

Narasumber: Konga Hila

Editor: Ami Priwardhani

 

Proses saat daun ubi ditumbuk

 

Daun ubi tumbuk yang telah dimasak

 

ecatalogadmin

Leave a Reply: