logo
Selamat Datang di E-Catalog Sumba Heritage. Platfrom Informasi Budaya dan Kesenian Sumba.
Artikel Terbaru
+387648592568
info@GOtravel.com
FOLLOW US:
1-677-124-44227
Top
 

Tari Ninggu Harama

11 Jan

Tari Ninggu Harama

Ninggu Harama (Tarian Penyambutan Tamu)

Oleh Alferd Lay

Tarian Harama merupakan salah satu dari sekian tarian yang ada di Sumba Timur. Tarian Harama dianggap unik karena tarian ini mempunyai makna yang tidak terlalu muncul atau tersurat. Seperti yang disampaikan oleh seorang pelaku seni tari, tarian Harama memiliki makna untuk menyambut kepulangan para pahlawan dari medan perang. Namun saat ini, tarian Harama ditarikan untuk meyambut para tamu di acara-acara tertentu seperti penyambutan pejabat atau tamu yang dihormati dan pembukaan suatu acara yang melibatkan banyak orang atau orang penting.

Tarian Harama ditarikan oleh wanita dan pria, yang terdiri dari dua sampai tiga pasangan. Para penari tersebut menggunakan beberapa atribut yang berbeda antara penari wanita dengan penari pria. Penari wanita menggunakan Tidu Hai Kara (Mahkota yang terbuat dari kulit Penyu),Tiara (ikatan kain berwarna merah di kepala), Pulla kawuku umma (sepasang anting Muti), Anahida (kalung yang terbuat dari muti salak), Hinggi (ikatan kain di pinggang), Lawu (sarung yang di jepit pada tangan), dan Wala Ngiri (giring-giring pada kaki). Penari pria menggunakan Tiara (ikatan kain berwarna merah di kepala), Hinggi Kombu (ikatan kain di pinggang), Halopa (ikat pingang), Wala Ngiri (giring-giring pada kaki), Nimbu (tombak), dan Teming (Tameng).

Pada saat ditarikan, tarian Harama mempunyai beberapa tahapan. Tahapan yang pertama, penari putra melangkah maju terlebih dahulu, kemudian menghentakkan kaki yang membuat giring-giring pada kaki berbunyi, dan mengayungkan tombak di tangannya. Lalu tahapan yang kedua, kini bergantian untuk penari putri yang menghentakkan kaki dan parang di tangannya, di ayunkan ke depan seakan ingin membelah sesuatu sambil di iringi pekikan khas Sumba timur (Kayaka dan Kakalak). Sungguh mengambarkan suatu kegembiraan bagi orang yang menonton.

Narasumber: Stefani Nd. Hamapati

Editor: Ami Priwardani

ecatalogadmin

Leave a Reply: