logo
Selamat Datang di E-Catalog Sumba Heritage. Platfrom Informasi Budaya dan Kesenian Sumba.
Artikel Terbaru
+387648592568
info@GOtravel.com
FOLLOW US:
1-677-124-44227
Top
 

Adat Istiadat

Tata kelakuan yang paling tinggi kedudukannya karena bersifat kekal dan terintegrasi sangat kuat terhadap masyarakat yang memilikinya - Wikipedia
20 Jan

SIRIH PINANG (PAHAPPA)

SIRIH PINANG (PAHAPPA) Oleh. Jefri Nono Malo Sirih dan pinang selalu ada dalam hampir setiap peristiwa kehidupan di Sumba Kambera. Ia menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upacara-upacara adat seperti kematian dan perkawinan. Orang Sumba juga mengunyah sirih pinang dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan tamu yang datang selalu disuguh sirih pinang terlebih dahulu sebelum diberikan kopi atau teh. Sirih pinang dikunyah bersama kapur. Setelah beberapa waktu kunyahan akan berubah warna menjadi merah. Pada adat perkawinan pihak laki-laki menyodorkan tangawahil berisi mamuli dan dua keping pinang kepada orang tua pihak perempuan pada tahap perkenalan diri....

11 Jan

Wunang

WUNANG Oleh. Grace Ndapamuri Di setiap pembicaraan adat pada suku Sumba selalu ada wunang (juru bicara). Wunang menjadi perantara antara dua pihak yang akan berunding pada sebuah kegiatan adat. Contohnya dalam adat pernikahan, wunang bertugas untuk membuka pembicaraan. Wunang juga mewakili keluarga dalam merundingkan belis. Selain itu wunang juga berperan sebagai pelindung yang mampu mendamaikan situasi jika dalam pembicaraan adat tersebut terdapat konflik. Sehingga bisa dikatakan seorang wunang adalah negosiator yang diharapkan dapat memperlancar pelaksanaan adat sehingga terjadi sebuah kesepakatan antara kedua belah pihak. Wunang harus mampu menjadi mediator/jembatan bagi kedua belah pihak....

11 Jan

Tradisi Tato

Tradisi Tato dalam Budaya Sumba Timur Oleh Ferdi Yulius Lukas Tradisi tato dalam budaya masyarakat Sumba Timur masih erat kaitannya dengan kepercayaan Marapu (penyembahan kepada roh nenek moyang). Tato dibuat sebagai tanda pengenal agar jiwa pemilik tato bisa masuk ke Praimarapu (sebutan surga menurut kepercayaan Marapu) setelah ia meninggal. Menurut kepercayaan Marapu, ketika seseorang meninggal ia akan ditanya apa tandanya bahwa ia telah melakukan perbuatan yang benar. Yang meninggal kemudian akan menunjukkan tatonya sebagai penanda. Konon katanya, jika tidak memiliki tato seseorang akan mengalami kesulitan di Praimarapu ketika ia meninggal. Pembuatan tato biasanya...

11 Jan

Tradisi Potong Rambut (Kikkir)

Tradisi Memotong Rambut (Kikkir) Oleh Grace Ndapamuri Adat istiadat pemotongan rambut dipercayai oleh masyarakat Sumba yang menganut kepercayaan Marapu sebagai salah satu bentuk proteksi diri dari kekuatan gaib yang dapat merusak tubuh. Hal tersebut muncul dari keyakinan bahwa kepala sebagai pusat tubuh sehingga harus dilindungi. Tradisi pemotongan rambut dilakukan pada saat bayi baru lahir. Rambut yang dipotong akan disimpan bersama tali pusat si bayi, yang kemudian dikubur di kolong rumah. Tradisi ini hanya berlaku bagi anak perempuan. Makna pemotongan rambut bagi anak perempuan tidak hanya terbatas dalam hal perlindungan dari kekuatan gaib, tapi...

11 Jan

Tradisi Angkat Jiwa

Tradisi Angkat Jiwa (Pabeling Urra) Penulis Alferd Lay Dari sekian banyak tradisi budaya yang dimiliki di Sumba ada satu tradisi yang hingga saat ini masih tetap dipertahankan dan dilaksanakan, yaitu tradisi angkat jiwa. Tradisi ini adalah suatu proses pengangkatan jiwa seseorang apabila orang tersebut mengalami kecelakaan atau kejadian kurang baik pada suatu acara adat berlangsung. Tradisi angkat jiwa ini dilakukan dengan cara memberikan atau mengalungkan kain kepada salah satu tamu atau pihak keluarga yang mengalami kejadian tidak baik pada saat acara berlangsung. Contohnya pada saat acara penguburan, terjadi kejadian di mana seseorang di...